Sabtu, 25 Januari 2014

Deretan Aksara Hati untuk Sang Pelangi, Ibu

Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

Usiaku kini telah berubah
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan
    dengan nasihatmu kala malam telah larut
    dan gerbang mimpi siap menghampiriku

Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja demi masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadiaku terlindas oleh jaman yang semakin keras

     Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
     Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
     Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
     Kaulah bintang berkilauku
     Yang tak akan pernah terlupakan oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Andai aku bisa, ibu
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, ibu
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu,sehangat dekapanmu, setulus kasihmu,dan sebijak nasihatmu
Kutahu, ibu..
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku
dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu, ibu..
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu
Kutahu ibu...
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku

     Ya Allah...
     Kutengadahkan tanganku berharapkau membahagiakannya sepertiku kini
     Ya Rabb...
     Kumemohon berilah ibu mimpi yang selalu indahYa Rabbul Izzati
     Kuberharap padaMu anugerahkan ibu kecupan hangat
     Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
     Ya Illahi...
     Bahagiakanlah ia
  
Ibu, Sang Pelangi dan Matahariku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar