Bismillahirrahmanirrahim..
Semoga menjadi PERINGATAN BESAR untuk para akhawat fillah (termasuk saya).
Semoga pesan ini tersampaikan dengan baik dan semua yang membacanya lebih
bisa membuka hati tuk menjaga keistiqomahan fii sabilillah..
AZAB BAGI WANITA!! Mari kembali kita renungkan baik-baik, akhwati..
Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat. Renungan khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri...
Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw
menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya
mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab, "Pada
malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang
disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis.
Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya."
Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
"Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku
lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan
timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya. Aku lihat perempuan
tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke
ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking. Dan aku lihat perempuan
yang memakan badannya sendiri, dibawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang
bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri. Aku lihat perempuan yang
telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat
dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau
busuk karena penyakit sopak dan kusta. Aku lihat perempuan yang badannya
seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat
perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut
dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung
dari api neraka," kata Nabi saw. Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan
"Mengapa mereka disiksa seperti itu?" *Rasulullah menjawab, "Wahai
putriku, Adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih
adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh
laki-laki yang bukan muhrimnya. Perempuan yang digantung susunya adalah
istri yang 'mengotori' tempat tidurnya. Perempuan yang tergantung kedua
kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah
tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid
dan nifas. Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia
berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.
Perempuan yang MEMOTONG BADANNYA SENDIRI DENGAN GUNTING API NERAKA
karena IA MEMPERKENALKAN DIRINYA KEPADA ORANG LAIN DENGAN BERSOLEK DAN
BERHIAS SUPAYA KECANTIKANNYA DILIHAT LAKI-LAKI YANG BUKAN MUHRIMNYA.
Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya
diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak
mengamalkannya dan tidak mau mandi junub. Perempuan yang kepalanya
seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.
Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah
dan membenci suami."
Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.
Wallohu ta'alaa a'lamu bish-showwab. Sayang kalian akhawati fillah. Semoga selalu dijaga olehNya dalam keta'atan :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar